Bunga matahari terkenal karena kemampuannya mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat sepanjang hari. Oleh karena itu, banyak orang beranggapan bahwa bunga ini akan terus-menerus berputar mengikuti arah cahaya matahari.

Namun, kenyataannya berbeda. Kemampuan mengikuti matahari hanya dimiliki oleh bunga matahari yang masih muda dan sedang berkembang. Setelah matang dan bunganya mekar sempurna, bunga matahari biasanya tidak lagi bergerak dan tetap menghadap ke arah timur. Lalu, mengapa hal ini terjadi?

1. Bunga matahari muda memang mengikuti gerakan matahari

Perilaku bunga matahari yang mengikuti arah cahaya matahari dikenal sebagai heliotropisme. Pada tanaman muda, kepala bunga dan daunnya dapat bergerak perlahan sesuai dengan posisi matahari di langit.

Di pagi hari, bunga umumnya menghadap ke arah timur, yaitu tempat matahari terbit. Seiring berjalannya waktu, bunga secara perlahan bergerak ke arah barat mengikuti pergerakan matahari. Pada malam hari, bunga tersebut kembali menghadap ke timur sebagai persiapan menyambut terbitnya matahari pada hari berikutnya.

Namun, bunga matahari tidak melakukan gerakan ini dengan menggunakan otot atau sendi seperti manusia. Pergerakan tersebut terjadi akibat pertumbuhan yang tidak merata di kedua sisi batang.

2. Bagaimana bunga matahari bergerak

Pergerakan bunga matahari terkait dengan hormon tumbuhan bernama auksin. Hormon ini mampu memicu pemanjangan sel di bagian batang.

Bila auksin terakumulasi lebih banyak di satu sisi batang, sel-sel pada sisi itu akan berkembang lebih cepat. Perbedaan pertumbuhan ini menyebabkan batang melengkung perlahan.

Di malam hari, bagian batang tertentu tumbuh lebih cepat sehingga kepala bunga kembali menghadap ke timur. Pada saat yang sama, di siang hari, pertumbuhan yang tidak merata membantu bunga mengikuti pergerakan sinar matahari dari timur ke barat.

Menariknya, gerakan ini tidak hanya bergantung pada cahaya yang diterima saat itu. Bunga matahari muda juga memiliki ritme sirkadian, yakni mekanisme alami dalam tubuh tanaman yang membantu mengenali siklus siang dan malam. Dengan kata lain, tanaman ini seolah-olah memiliki jam biologis yang membantunya memprediksi waktu matahari terbit dan terbenam.

3. Mengapa bunga matahari dewasa tidak lagi mengikuti matahari

Saat bunga matahari mulai matang, pertumbuhannya perlahan berkurang. Batangnya semakin kuat, kaku, dan berlapis kayu. Akibatnya, batang tidak lagi cukup fleksibel untuk bergerak mengikuti arah matahari seperti ketika tanaman masih muda. Pada saat yang bersamaan, kepala bunga mulai terbuka dan berkembang menjadi bunga yang sempurna.

Pada tahap ini, gerakan heliotropisme secara perlahan berhenti. Bunga matahari biasanya tetap menghadap ke arah timur.

Oleh karena itu, jika kamu melihat bunga matahari dewasa yang tidak menghadap ke arah matahari sore, hal ini sebenarnya wajar. Bunga tersebut bukanlah gagal dalam mengekor matahari, tetapi sudah melewati tahap pertumbuhan di mana gerakan tersebut masih aktif dilakukan.

4. Mengapa bunga matahari dewasa umumnya menghadap ke timur

Arah yang menghadap ke timur ternyata memberikan beberapa manfaat bagi bunga matahari yang sudah matang. Bunga yang menghadap ke timur akan mendapatkan sinar matahari pagi lebih dini. Paparan cahaya ini bisa membuat permukaan bunga menjadi lebih hangat dibandingkan dengan bunga yang menghadap ke arah lain.

Suhu yang lebih hangat di pagi hari bisa memancing peningkatan jumlah serangga penyerbuk, seperti lebah. Bunga yang lebih panas juga cenderung lebih mudah dilihat oleh penyerbuk saat aktivitas mereka mulai meningkat pada waktu pagi.

Oleh karena itu, posisi yang menghadap ke arah timur diduga mampu meningkatkan kemungkinan terjadinya penyerbukan. Dengan demikian, orientasi ini bukanlah kebetulan semata, melainkan dapat memberikan manfaat bagi proses reproduksi tanaman.

5. Apakah bunga matahari mengarah ke arah yang sama saat cuaca mendung?

Berbagai orang percaya bahwa bunga matahari saling menghadap saat cuaca mendung karena dianggap berbagi energi. Namun, pernyataan ini tidak didukung oleh penjelasan ilmiah.

Bunga matahari muda memang memiliki ritme pertumbuhan dan jam biologis yang alami. Jika tidak ada sumber cahaya matahari yang jelas akibat cuaca mendung, tanaman mungkin tidak menunjukkan pergerakan yang sama seperti pada hari yang cerah.

Namun, bunga matahari tidak berputar secara khusus untuk menghadap bunga lain atau berbagi energi. Di sisi lain, bunga matahari yang sudah matang dan batangnya telah menjadi keras biasanya tetap menghadap ke arah timur, baik dalam cuaca cerah maupun mendung.

Oleh karena itu, bunga matahari tidak selalu menghadap ke matahari karena kemampuan untuk mengekor pergerakan matahari hanya terjadi ketika tanaman masih muda. Setelah menjadi dewasa, batangnya menjadi lebih keras dan bunga biasanya tetap menghadap ke arah timur, sehingga tidak lagi bergerak mengikuti matahari sepanjang hari.

Referensi

Ahi Taman. Diakses pada Juli 2026. Ilmu Pengetahuan di Balik Kemampuan Bunga Matahari Mengikuti Matahari

Ilmu Pengetahuan ABC. Diakses pada Juli 2026. Mengapa Bunga Matahari Selalu Menghadap Matahari?

Snopes. Diakses pada Juli 2026. Mengapa Bunga Matahari dalam Video Ini Tidak Menghadap Matahari

USA Today. Diakses pada Juli 2026. Pemeriksaan Fakta: Tidak, Bunga Matahari Tidak Menghadap Satu Sama Lain untuk "Berbagi Energi" di Cuaca Berkabut

6 Fakta Menarik Mengenai Cara Bunga Matahari Mengarah ke Arah Matahari Kekuatan Rahasia Bunga Matahari, Pembersih Radiasi Nuklir 7 Fakta Menarik Helmetshrike, Burung yang Unik dengan Mata Berbentuk Bunga Matahari